Para Orang Tua Perhatikan Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan







Meskipun diketahui buah-buahan sangat baik untuk tubuh dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi ada beberapa buah yang apabila dikonsumsi bersamaan dapat berakibat fatal.

Ya, meskipun memiliki segudang manfaat, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari dua makanan ini  pada saat bersamaan, dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang dewasa, dan berakibat fatal pada anak-anak.

Jika Anda tidak ingin membuat kesalahan besar, Anda harus ingat makanan-makanan berikut ini dan jangan pernah mencampurkan saat mengonsumsinya, apapun alasannnya. Berikut daftar makanan tersebut.

Pisang dan puding

Kombinasi ini dapat menimbulkan rasa berat di perut dalam bagi orang dewasa, karena dapat memperlambat ingatan dan meningkatkan produksi racun, yang dalam kasus anak dapat berakibat fatal.
Jeruk dengan wortel

Asupan keduanya bisa menyebabkan mulas, kelebihan refluks empedu, dan kerusakan pada sistem ginjal, yang merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius.


Susu dan Yogurt

Baik susu atau yogurt, kandungan bromelainnya dapat menyebabkan tubuh menjadi mabuk. Anda akan merasa mual, perut bergas, sakit kepala, sakit perut, dan dapat mengembangkan infeksi atau diare. Bayangkan jika ini terjadi pada anak-anak.

Pepaya dengan lemon

Kombinasi keduanya akan membuat Anda mengalami anemia dan masalah dengan hemoglobin (protein dalam darah). Untuk itu, lebih baik Anda menghindarinya dan jangan ambil risiko dengan memberikannya pada anak-anak Anda.

Jambu dengan pisang

Keduanya mengandung asidosis dan gas yang akan diproduksi di perut, sehingga Anda akan merasakan mual, ditambah sakit kepala dan perut.

Jeruk dengan susu

Jika Anda terbiasa mengonsumsi sereal atau oatmeal dengan jus jeruk, hentikan mulai sekarang. Jeruk akan membuat perut Anda tidak dapat memproses pati yang terkandung dalam sereal. Selain itu, ketika jus jeruk dan susu dicampur, akan sulit dicerna di perut, terutama untuk anak-anak.

Sayuran dan buah-buahan

Karena buah-buahan mengandung lebih banyak gula, sehingga sayuran tidak dapat dicerna dengan baik, sehingga ketika di perut Anda, fermentasi buah akan menghasilkan lebih banyak racun, menyebabkan berbagai penyakit, seperti sakit kepala, sakit perut, diare dan infeksi berat. Ingat, buah-buahan hanya dapat dicampur hanya dengan jenisnya sendiri.

Jika Anda masih ragu, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi, atau dokter anak.

Para Ibu Cobalah Stimulasi Sederhana Ini, Efeknya Membuat Anak Cerdas



 
Sayangnya saya tidak mendapatkan kesempatan melatihnya


Ada beragam  cara dan jenis stimulasi kepada anak, hanya saja stimulasi kepada anak harus diberikan secara konsisten dan disesuaikan dengan tahapan usianya. Menurut kemampuan dasar yang harusnya dirangsang dengan stimulasi adalah perkembangan anak yang meliputi kemampuan gerak kasar, gerak  halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Stimulasi bergantung pada  usia dan fokusnya, berikut contoh stimulasinya :

Bahaya!! Hindari Mengkonsumsi Bagian Tubuh Ayam Ini


Konsumsilah sesuatu dengan bijak

Di balik nikmaknya mengonsumsi kuliner jenis ayam, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan untuk menghindari bahaya.

Yups, ternyata tidak semua bagian tubuh unggas ini aman dinikmati. Ada beberapa bagian tubuh ayam yang dianggap beracun dan sebaiknya dihindari. Sebagainmana dilansir Tribun, berikut beberapa bagian makanan ini yang mesti kamu waspadai.

1. Leher

Bagian leher pada Ayam, merupakan bagian favorit para pecinta kuliner satu ini. Tapi, waspada! Jangan terlampau sering mengonsumsi leher ayam. Pada bagian leher terdapat kelenjar getah bening berbentuk benjolan kecil.

Seperti kita ketahui, kelenjar getah bening berfungsi untuk membantu menangkis bibit penyakit yang masuk ke tubuh ayam. Bagian inilah terdapat kuman serta bakteri.

2. Kepala

Kepala ayam umumnya dijadikan campuran sup. Citarasa sayuran akan semakin nikmat dengan tambahan bahan makanan yang satu ini. Sayangnya, mengonsumsi kepala ayam secara berlebihan justru berbahaya untuk kesehatan.

Sebagian besar peternak memberi makan ayam mereka dengan pakan yang dicampur dengan zat-zat kimia yang mengandung logam. Nah, kandungan logam berat tersebut lama kelamaan akan menupuk pada bagian otak unggas. Makin tua usia ayam, kian banyak pula kandungan logam.

3. Ceker

Ceker ayam bertekstur kenyal dan mudah dimasak menjadi beragam menu istimewa. Ceker ayam yang diternakkan secara modern tidak lagi aman dikonsumsi.

Sebab ayam itu dikembangbiakkan dengan tambahan suntikan zat kimiawi, yang dilakukan salah satunya melalui ceker. Beberapa kerugian konsumsi ceker yang berlebihan bagi kaum hawa adalah resiko terjangkit Endometriosis atau Kista Cokelat,Kanker Rahim, Kanker Payudara dan Kanker Serviks.

4. Brutu

Pada bagian pantat atau brutu ayam banyak terdapat kelenjar getah bening. Di dalam kelenjar, ada yang dinamakan Makrofag atau sejenis sel darah putih yang membantu membersihkan bakteri, virus, mikroba, hingga zat karsinogen penyebab kanker yang masuk ke tubuh ayam. Akan tetapi, Makrofag tak mampu menguraikan racun. Akhirnya racun pun tertimbun di bagian ini.

5. Sayap

Sayap ayam digoreng tepung? Siapa yang mampu menolak. Sensasi renyah dan gurihnya ternyata tak sebanding dengan bahaya yang ditimbulkan tatkala kita terlalu sering makan sayap.

Dari ayam kecil sampai dewasa dan siap panen, paling tidak ayam disuntik hormon sebanyak 4 kali melalui sayapnya. Sisa dari obat yang disuntikkan tentu berada pada bagian sayap. Hal ini mengakibatkan sayap amat tidak layak dimakan secara terus menerus karena bisa memicu munculnya tumor.

6. Jeroan

Tak hanya jeroan sapi atau kambing, organ dalam ayam pun tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan. Salah satu contoh jeroan favorit adalkah hati. Organ hati berperan penting dalam menetralkan racun yang masuk ke tubuh.

Tidak heran sisa-sisa racun masih ada yang tertinggal di sana. Berlebihan mengonsumsi jeroan bisa mengakibatkan kenaikan kadar kolesterol, gangguan pencernaan hingga asam urat.

7. Kulit

Bagian kulit ayam adalah lokasi timbunan antibiotik, sisa suntikan hormon, serta racun yang bersifat larut di dalam lemak.

Terlalu sering mengonsumsi kulit ayam, apalagi dalam porsi besar dapat menyebabkan Obesitas. Kulit ayam yang digoreng garing biasanya menggunakan minyak jelantah atau minyak goreng curah. Cara memasak yang kurang tepat ini juga salah satu faktor yang membuat kulit ayam tidak lagi aman dan sehat dikudap.

Jadi, makan ayam boleh-boleh saja, asal tidak berlebihan dan masih dalam porsi yang tepat. Yuk, lebih bijak dalam mengonsumsi dan memilih bahan makanan!

Cek Manfaat Jengkol Yang Luar Biasa Ini

Siapa Yang Jengkol? Mantap..


       Jengkol sering disajikan sebagai lauk maupun menu utama yang cukup digemari masyarakat. Walaupun memiliki aroma yang tajam, jengkol tetap menjadi salah satu makanan favorit. Hal ini berkaitan dengan rasanya yang khas dan juga teksturnya yang lembut bila diolah dengan benar. Bahkan kini masyarakat mengkonsumsi jengkol untuk camilan. Manfaat jengkol sendiri ternyata belum banyak diketahui oleh masyarakat umum, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh lho. Berikut ini beberapa khasiat jengkol untuk kesehatan tubuh kita :


1. Pembentukan Jaringan Tubuh


Jengkol memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh.
2. Mencegah Anemia


Kandungan zat besi pada jengkol memiliki peran penting dalam mencegah dan mengatasi kekurangan sel darah merah dalam tubuh. Apabila tubuh kekurangan zat besi, maka produksi sel-sel darah merahpun akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan untuk sel-sel tubuh juga akan berkurang yang akan menimbulkan turunnya fungsi sel. Maka dari itu jengkol sangat baik dikonsumsi terutama oleh wanita yang sedang menstruasi.

3. Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat Tulang dan Gigi


Kandungan kalsium dan fosfor dalam jengkol sangat dibutuhkan oleh tulang. Kedua zat ini dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat memperkuat tulang kita.

4. Membasmi Radikal Bebas

Jengkol juga mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Selain itu vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan. Antioksidan sendiri dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab penyakit kanker.


5. Mengatasi penyakit jantung


Kandungan mineral pada jengkol dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Supaya khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya kita tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked). Selain itu, jengkol memiliki efek diuretic (pembuangan urine menjadi lancar). Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk para penderita penyakit jantung.


6. Merampingkan perut


Kandungan serat yang cukup tinggi pada jengkol dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung akan membuat perut langsing.


7. Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh


Jengkol memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Kita ketahui bahwa organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Maka dari itu jengkol juga dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.



8. Mengontrol kadar gula darah


Ternyata jengkol juga dapat mengontrol kadar gula darah lho. Jengkol mengandung zat gula yang mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.


Nah, itulah beberapa manfaat jengkol. Namun perlu diketahui juga bahwa jengkol mengandung asam jengkolat yang tidak bisa disaring oleh ginjal. Maka dari itu, bagi penderita gangguan ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi jengkol karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal anda. Selain itu, konsumsi jengkol perlu dibatasi, yaitu hanya 3 hingga 10 gram per hari. Porsi ini adalah takaran yang sesuai bila kita ingin tetap sehat meski mengkonsumsi jengkol setiap hari.

Kenali Ciri Tubuh Yang Terserang Sel Kanker


 

 Berbagai kondisi tubuh yang tak biasa bisa menjadi tanda adanya kanker. Apa sajakah itu?

Spesialis patologi anatomi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr. Evalina Suzana menyebut untuk kanker usus, misalnya, penderita terkadang mengalami diare di satu waktu, lalu tiba-tiba sulit buang air besar.