Perut Buncit, Ini Solusinya! Saya Sendiri telah Membuktikannya





Perut buncit bukan lah persoalan sepele, perut buncit adalah musuh bagi laki-dan perempuan. Sebab, perut buncit selain tidak nyaman untuk dilihat juga membuat pakaian tidak muat lagi di pakai.

Mengecilkan perut buncit sebenarnya tidak terlalu sulit. Hal yang perlu dilakukan tentunya adalah melakukan pola hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan sehat dan bergaya hidup lebih aktif atau rajin berolahraga. Mengecilkan perut buncit dengan berolahraga memang yang paling efektif karena cepat membakar lemak dan merupakan cara paling jitu untuk memperlancar pencernaan. Meskipun demikian, ada beberapa cara tradisional yang dapat membantu mengecilkan perut buncit dengan cukup ampuh. Berikut ini diantaranya :

Teh Hijau

Hal pertama yang bisa Anda coba sebagai cara mengecilkan perut buncit tradisional adalah dengan teh hijau. Sejak dulu teh hijau dipercaya menjadi salah satu cara menurunkan berat badan dan mengecilkan perut yang efektif. Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, minumlah teh hijau hangat secara teratur sebelum Anda makan. Pastikan teh hijau yang Anda minum tanpa gula.

Minum teh sebelum makan tentunya akan membuat perut terasa lebih berisi saat makan, ini akan membuat Anda secara otomatis mengurangi konsumsi makan Anda. Teh hijau dapat memperlancar metabolisme tubuh, termasuk metabolisme lemak, sehingga akan membantu menghilangkan lemak yang ada pada tubuh, salah satunya adalah lemak pada perut. Selain itu teh hijau juga kaya akan anti oksidan yang sangat bermanfaat untuk mencegah kanker dan juga teh hijau berkhasiat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dalam tubuh. Sungguh luar biasa bukan. Cek juga manfaat teh hijau lainnya klik disini!

Teh dan Jeruk Nipis

Selain dengan menggunakan teh hijau, Anda juga bisa menggunakan teh biasa yang dicampurkan dengan jeruk nipis.Selain bisa menjadi minuman yang menenangkan pikiran, mengonsumsi campuran teh hangat dan jeruk nipis juga cukup efektif sebagai cara mengecilkan perut buncit tanpa olahraga. Yang perlu Anda siapkan sebelumnya adalah 3 sendok makan teh, satu buah jeruk nipis dan segelas air panas. Jika sedang tidak tersedia jeruk nipis, Anda bisa bisa menggantinya dengan jeruk lemon.

Cara pembuatannya pun cukup mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Pertama, seduh teh yang telah Anda siapkan sebelumnya dengan segelas air panas. Tunggu beberapa saat hingga suhu turun, lalu tambahkan perasan air jeruk nipis. Jangan menambahkan jeruk nipis saat suhu masih panas, karena akan merusak vitaminnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal Anda bisa mengonsumsi ramuan tradisional ini dua kali sehari dengan porsi ½ gelas saja. Minumlah secara rutin dan perut buncit Anda akan perlahan-lahan mengecil. Coba juga minuman sehat dan enak klik disini cara membuatnya

Ini Penyebab Kanker Yang Ternyata Sering Kita Konsumsi!




Kanker merupakan penyakit yang mematikan, yang dapat merenggut nyawa siapa saja. Seberarnya kanker dapat di cegah yaitu dengan cara menerapkan pola hidup sehat, olah raga teratur dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan terjadinya kanker, Oleh karena itu saya akan mengulas makanan apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya kanker. Berikut 4 makanan penyebab kanker yang sering di konsumsi setiap hari:

Para Orang Tua Perhatikan Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan







Meskipun diketahui buah-buahan sangat baik untuk tubuh dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi ada beberapa buah yang apabila dikonsumsi bersamaan dapat berakibat fatal.

Ya, meskipun memiliki segudang manfaat, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari dua makanan ini  pada saat bersamaan, dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang dewasa, dan berakibat fatal pada anak-anak.

Jika Anda tidak ingin membuat kesalahan besar, Anda harus ingat makanan-makanan berikut ini dan jangan pernah mencampurkan saat mengonsumsinya, apapun alasannnya. Berikut daftar makanan tersebut.

Pisang dan puding

Kombinasi ini dapat menimbulkan rasa berat di perut dalam bagi orang dewasa, karena dapat memperlambat ingatan dan meningkatkan produksi racun, yang dalam kasus anak dapat berakibat fatal.
Jeruk dengan wortel

Asupan keduanya bisa menyebabkan mulas, kelebihan refluks empedu, dan kerusakan pada sistem ginjal, yang merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius.


Susu dan Yogurt

Baik susu atau yogurt, kandungan bromelainnya dapat menyebabkan tubuh menjadi mabuk. Anda akan merasa mual, perut bergas, sakit kepala, sakit perut, dan dapat mengembangkan infeksi atau diare. Bayangkan jika ini terjadi pada anak-anak.

Pepaya dengan lemon

Kombinasi keduanya akan membuat Anda mengalami anemia dan masalah dengan hemoglobin (protein dalam darah). Untuk itu, lebih baik Anda menghindarinya dan jangan ambil risiko dengan memberikannya pada anak-anak Anda.

Jambu dengan pisang

Keduanya mengandung asidosis dan gas yang akan diproduksi di perut, sehingga Anda akan merasakan mual, ditambah sakit kepala dan perut.

Jeruk dengan susu

Jika Anda terbiasa mengonsumsi sereal atau oatmeal dengan jus jeruk, hentikan mulai sekarang. Jeruk akan membuat perut Anda tidak dapat memproses pati yang terkandung dalam sereal. Selain itu, ketika jus jeruk dan susu dicampur, akan sulit dicerna di perut, terutama untuk anak-anak.

Sayuran dan buah-buahan

Karena buah-buahan mengandung lebih banyak gula, sehingga sayuran tidak dapat dicerna dengan baik, sehingga ketika di perut Anda, fermentasi buah akan menghasilkan lebih banyak racun, menyebabkan berbagai penyakit, seperti sakit kepala, sakit perut, diare dan infeksi berat. Ingat, buah-buahan hanya dapat dicampur hanya dengan jenisnya sendiri.

Jika Anda masih ragu, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi, atau dokter anak.

Para Ibu Cobalah Stimulasi Sederhana Ini, Efeknya Membuat Anak Cerdas



 
Sayangnya saya tidak mendapatkan kesempatan melatihnya


Ada beragam  cara dan jenis stimulasi kepada anak, hanya saja stimulasi kepada anak harus diberikan secara konsisten dan disesuaikan dengan tahapan usianya. Menurut kemampuan dasar yang harusnya dirangsang dengan stimulasi adalah perkembangan anak yang meliputi kemampuan gerak kasar, gerak  halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Stimulasi bergantung pada  usia dan fokusnya, berikut contoh stimulasinya :

Bahaya!! Hindari Mengkonsumsi Bagian Tubuh Ayam Ini


Konsumsilah sesuatu dengan bijak

Di balik nikmaknya mengonsumsi kuliner jenis ayam, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan untuk menghindari bahaya.

Yups, ternyata tidak semua bagian tubuh unggas ini aman dinikmati. Ada beberapa bagian tubuh ayam yang dianggap beracun dan sebaiknya dihindari. Sebagainmana dilansir Tribun, berikut beberapa bagian makanan ini yang mesti kamu waspadai.

1. Leher

Bagian leher pada Ayam, merupakan bagian favorit para pecinta kuliner satu ini. Tapi, waspada! Jangan terlampau sering mengonsumsi leher ayam. Pada bagian leher terdapat kelenjar getah bening berbentuk benjolan kecil.

Seperti kita ketahui, kelenjar getah bening berfungsi untuk membantu menangkis bibit penyakit yang masuk ke tubuh ayam. Bagian inilah terdapat kuman serta bakteri.

2. Kepala

Kepala ayam umumnya dijadikan campuran sup. Citarasa sayuran akan semakin nikmat dengan tambahan bahan makanan yang satu ini. Sayangnya, mengonsumsi kepala ayam secara berlebihan justru berbahaya untuk kesehatan.

Sebagian besar peternak memberi makan ayam mereka dengan pakan yang dicampur dengan zat-zat kimia yang mengandung logam. Nah, kandungan logam berat tersebut lama kelamaan akan menupuk pada bagian otak unggas. Makin tua usia ayam, kian banyak pula kandungan logam.

3. Ceker

Ceker ayam bertekstur kenyal dan mudah dimasak menjadi beragam menu istimewa. Ceker ayam yang diternakkan secara modern tidak lagi aman dikonsumsi.

Sebab ayam itu dikembangbiakkan dengan tambahan suntikan zat kimiawi, yang dilakukan salah satunya melalui ceker. Beberapa kerugian konsumsi ceker yang berlebihan bagi kaum hawa adalah resiko terjangkit Endometriosis atau Kista Cokelat,Kanker Rahim, Kanker Payudara dan Kanker Serviks.

4. Brutu

Pada bagian pantat atau brutu ayam banyak terdapat kelenjar getah bening. Di dalam kelenjar, ada yang dinamakan Makrofag atau sejenis sel darah putih yang membantu membersihkan bakteri, virus, mikroba, hingga zat karsinogen penyebab kanker yang masuk ke tubuh ayam. Akan tetapi, Makrofag tak mampu menguraikan racun. Akhirnya racun pun tertimbun di bagian ini.

5. Sayap

Sayap ayam digoreng tepung? Siapa yang mampu menolak. Sensasi renyah dan gurihnya ternyata tak sebanding dengan bahaya yang ditimbulkan tatkala kita terlalu sering makan sayap.

Dari ayam kecil sampai dewasa dan siap panen, paling tidak ayam disuntik hormon sebanyak 4 kali melalui sayapnya. Sisa dari obat yang disuntikkan tentu berada pada bagian sayap. Hal ini mengakibatkan sayap amat tidak layak dimakan secara terus menerus karena bisa memicu munculnya tumor.

6. Jeroan

Tak hanya jeroan sapi atau kambing, organ dalam ayam pun tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan. Salah satu contoh jeroan favorit adalkah hati. Organ hati berperan penting dalam menetralkan racun yang masuk ke tubuh.

Tidak heran sisa-sisa racun masih ada yang tertinggal di sana. Berlebihan mengonsumsi jeroan bisa mengakibatkan kenaikan kadar kolesterol, gangguan pencernaan hingga asam urat.

7. Kulit

Bagian kulit ayam adalah lokasi timbunan antibiotik, sisa suntikan hormon, serta racun yang bersifat larut di dalam lemak.

Terlalu sering mengonsumsi kulit ayam, apalagi dalam porsi besar dapat menyebabkan Obesitas. Kulit ayam yang digoreng garing biasanya menggunakan minyak jelantah atau minyak goreng curah. Cara memasak yang kurang tepat ini juga salah satu faktor yang membuat kulit ayam tidak lagi aman dan sehat dikudap.

Jadi, makan ayam boleh-boleh saja, asal tidak berlebihan dan masih dalam porsi yang tepat. Yuk, lebih bijak dalam mengonsumsi dan memilih bahan makanan!